2 Juta Orang Kena PHK, Dijamin Dapat Kerja Kembali Usai Corona?

1 views

Liputan6.com, Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah berharap, para pekerja yang telah dirumahkan dan terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebelumnya dapat direkrut kembali jika kondisi ekonomi sudah normal.

Sebagaimana diketahui, pandemi Corona membuat aktivitas usaha terhenti sehingga perusahaan juga berhenti beroperasi. Cashflow tersendat, pilihan merumahkan dan melekukan PHK karyawan pun terpaksa dilakukan perusahaan.

“Kalau kondisi normal kembali, kalau dunia usaha kembali lagi, kami harap teman-teman pengusaha mengajak kembali yang diPHK untuk kembali direkrut,” kata Ida dalam diskusi virtual, Minggu (19/4/2020).

Tak cuma itu, Ida juga mengimbau agar perusahaan tetap mau merekrut pekerja kontrak yang terdampak pandemi Corona.

“Begitu juga dengan pegawai kontrak, kami harap bisa direkrut kembali. Kondisi kita nggak ada yang menginginkan. Teman-teman pengusaha, teman-teman pekerja, semuanya tidak menghendaki ini,” kata Ida.

Adapun pemerintah sudah menjalankan program Kartu Prakerja, meskipun tujuan prioritasnya dibalik dari meningkatkan kompetensi menjadi social safety net di tengah pandemi.

 

Kartu Prakerja

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah

Ida menyatakan program Kartu Prakerja bisa menjadi jaring sosial pengaman selama 4 bulan ke depan. Diharapkan dalam waktu tersebut, Corona sudah enyah dari Indonesia sehingga roda ekonomi kembali seperti semula dan para pekerja mendapat pekerjaan mereka kembali.

Ida mendorong agar para pekerja memanfaatkan Program Kartu Prakerja dengan baik bukan hanya dari nilai bantuannya saja, namun juga pelatihannya.

“Jadi disamping social safety net, ada pelatihan yang harapannya bisa memberi kompetensi baru. Jadi setelah selesai pelatihan bisa pilih mau tetap kerja di industri atau jadi wirausaha,” katanya.

Sebelumnya, data Kementerian Ketenagakerjaan per 16 April 2020 menyebutkan sebanyak 1.500.156 pekerja dari sektor formal dan 443.760 pekerja dari sektor non formal terkena PHK dan dirumahkan oleh perusahaan imbas dari adanya pandemi Corona.

Jika ditotal, hampir 2 juta orang terkena PHK dan dirumahkan perusahaan. Jumlah ini juga bahkan diprediksi akan terus bertambah.

 

Sumber