4 Tips agar Suami Istri Tetap Harmonis selama Karantina Corona Covid-19

Liputan6.com, Jakarta – Pandemi virus Corona membuat seluruh anggota keluarga menjalani karantina di rumah. Bagi suami dan istri, menghabiskan waktu bersama tanpa variasi kegiatan dapat memunculkan kejenuhan dan bahkan berujung perceraian.

Menghindari itu, psikolog konseling Rachel M Allan dan praktisi psikologi positif Ruth Cooper-Dickson membagikan tips agar hubungan suami istri tetap harmonis selama karantina mandir akibat pandemi Corona. Berikut paparannya dilansir Fox News:

 

1. Atur Rutinitas Individu dan Bersama

Setiap individu perlu mempertahankan struktur aktivitas harian seperti ketika saar Corona belum muncul. Baik suami maupun istri sebaiknya menjalani apa yang biasa mereka lakukan sepanjang hari, serta membuat rencana mengenai rutinitas normal mereka.

Namun, rancang pula kegiatan yang bisa dilakukan bersama-sama. Mulai dari hal-hal yang terkesan remeh seperti bangun dan pergi tidur bersama, atau makan siang berdua saja. Hal ini bakal menciptakan kebersamaan setelah mengerjakan tugas masing-masing secara terpisah.

2. Ciptakan Sedikit Jarak

Suami istri mengenakan masker wajah berjalan-jalan di pusat kota Duomo, Milan, Italia, Kamis (27/2/2020). Pemerintah Italia akan melarang orang berciuman di tempat umum, berjabatan tangan dan menjaga jarak yang aman dari masing-masing lain untuk membatasi penyebaran virus corona. (AP Photo/Luca Brun
Suami istri mengenakan masker wajah berjalan-jalan di pusat kota Duomo, Milan, Italia, Kamis (27/2/2020). Pemerintah Italia akan melarang orang berciuman di tempat umum, berjabatan tangan dan menjaga jarak yang aman dari masing-masing lain untuk membatasi penyebaran virus corona. (AP Photo/Luca Brun

Ada sejumlah aktivitas yang bisa dilakukan sendiri ketika di rumah. Mulai membaca buku, mengobrol dengan teman dan keluarga, atau mengikuti rapat kerja.

Di sini seseorang tidak perlu mencampuri kegiatan pasangan. Jarak yang tercipta juga bukan untuk membuat hubungan pasangan merenggang. Memiliki waktu terpisah untuk kepentingan pribadi justru memperkuat ikatan karena waktu bersama dia nantinya akan semakin penuh makna.

3. Komunikasi Terbuka

Suami Istri perlu menjaga komunikasi. (iStockphoto)
Suami Istri perlu menjaga komunikasi. (iStockphoto)

Dalam karantina, seseorang berpeluang memproyeksikan kecemasan pada orang terdekat. Bentuknya bisa dengan usaha mengendalikan perilaku pasangan atau terus-menerus mencari jaminan. Hal ini dapat memicu stres.

Untuk menghindari itu, Allan dan Cooper-Dickson menyarankan pasangan berkomunikasi secara terbuka. Sampaikan kecemasan masing-masing, lalu bersikaplah terbuka menerima umpan balik dari pasangan tentang hal-hal yang memengaruhi kedua belah pihak.

4. Tetap berkencan

Kencan bisa dilakukan di rumah. Atur meja untuk makan malam romantis lewat menyalakan lilin dan memutar lagu kesukaan. Pasangan juga bisa memperkaya momen dengan berpakaian formal serta berdandan.

Kegiatan lain yang dapat dicoba adalah meringkuk di sofa dan menonton film sambil menyantap semangkuk besar popcorn. Jika tidak, pasangan cukup menghabiskan malam hanya dengan mengobrol tentang apa saja. Semua itu bisa menjadi waktu berkualitas yang sulit didapat di hari biasa.

Sumber