6 Bulan Merebak, Virus Corona COVID-19 Sudah Menginfeksi 3,5 Juta Orang di Dunia

Liputan6.com, Jakarta – Kasus Virus Corona (COVID-19) di seluruh dunia sudah menembus 3,5 juta orang. Peningkatan ini sangat pesat mengingat pada Januari lalu virus ini hanya ramai di China. 

Virus ini pertama kali terdeteksi di China pada Desember 2019 oleh dokter di Wuhan. Sayangnya, pemerintah setempat malah membungkam tim dokter karena dianggap membuat gaduh. 

Berdasarkan peta Gis And Data, Senin (5/4/2020), saat ini ada 3.507.265 kasus Virus Corona di seluruh dunia. Pasien positif tertinggi berada di AS dengan 1,1 juta pasien.

Meski Virus Corona berasal dari China, kini China tak lagi masuk 10 besar negara dengan kasus tertinggi. Mayoritas justru berada di Eropa. Berikut daftarnya:

1. AS: 1.158.041 kasus

2. Spanyol: 217.466 kasus

3. Italia: 210.717 kasus

4. Inggris: 187.842 kasus

5. Prancis: 168.925 kasus

6. Jerman: 165.664 kasus

7. Rusia: 134.687 kasus

8 Turki: 126.045 kasus

9. Brasil: 101.826 kasus

10. Iran: 97.424 kasus

Seperti yang terlihat, kasus Virus Corona di Turki bahkan sudah lebih banyak dari di China. Kasus AS tertinggi karena tes massal dilakukan hingga sebanyak 7 juta tes.

Secara jumlah, kasus kematian tertinggi berada di Italia dengan 28.884 kematian. Namun, persentase kematian tertinggi ada di Belgia, yakni 15,72 persen.

Di Indonesia, ada 11.587 kasus positif Virus Corona. Jumlah kematian ada 864 orang. Sementara, total orang yang masuk kategori ODP sudah tembus 238 ribu orang. 

Kondisi di Indonesia pada 4 Mei 2020

Juru Bicara Penanganan COVID-19 di Indonesia, Achmad Yurianto saat konferensi pers Corona di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (25/4/2020). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)
Juru Bicara Penanganan COVID-19 di Indonesia, Achmad Yurianto saat konferensi pers Corona di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (25/4/2020). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Juru Bicara Penanganan COVID-19 di Indonesia, Achmad Yurianto menyampaikan, sampai 4 Mei 2020 tercatat 238.178 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Sekarang ini total yang dilakukan pemantauan ada penambahan 1.809 orang, sehingga total 238.178 orang. Sebagian besar sudah selesai pemantauannya,” kata Yuri saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin (4/5/2020)

“Dari data ini kemungkinan besar bahwa yang sudah selesai kita observasi dan kemudian sudah selesai pemantauannya. Oleh karena itu, tinggal sebagian saja yang memang proses pemantauannya belum selesai.” 

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 bertambah 890 orang, sehingga total 24.020 orang. Mereka ini masuk daftar yang sedang menunggu hasil pemeriksaan PCR yang sekarang sedang berproses.

Yuri menyebut, 34 provinsi telah berdampak COVID-19 dengan 331 kabupaten/kota. Berdasarkan data hari ini juga ada 11.587 orang konfirmasi positif, 1.954 sembuh, dan 864 meninggal.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Sumber