Bayi 11 Bulan PDP Corona Covid-19 di Sultra Meninggal Dunia

6 views

Liputan6.com, Jakarta – Seorang pasien berusia 35 tahun yang terkonfirmasi positif dan seorang bayi berusia 11 bulan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) Coronadi Sulawesi Tenggara (Sultra) meninggal dunia.

Keduanya meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahtermas Kendari di waktu yang berbeda.

Bayi PDP Corona itu meninggal pukul 20.30 Wita, Jumat 10 April. Sementara pasien positif Covid-19 berjenis kelamin laki-laki meninggal dunia sekitar pukul 02.00 Wita, Sabtu (11/4/2020).

“Bayi berumur 10 atau 11 bulan dengan status PDP, meninggal sekitar jam 20.30 Wita,” Kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal, di Kendari, seperti dilansir Antara, Sabtu.

Dokter yang akrab disapa Wayong ini menjelaskan, bayi yang meninggal tersebut tidak terkait atau tidak pernah berkontak erat dengan pasien positif Covid-19 manapun yang ada di Sultra.

“Yang bayi tidak terkait dengan salah satu pasien positif manapun. Tapi dalam status PDP dan sudah diambil tes swab,” ujar Wayong.

Jenazah bayi dari Kota Kendari ini telah dimakamkan di salah satu tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ada di kota tersebut dengan standar penanganan Corona Covid-19.

“Sudah dimakamkan di TPU, sesuai standar Covid-19,” tutur Wayong.

 

Soal Pasien Positif Corona

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra ini juga menjelaskan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal berusia 35 tahun itu berjenis kelamin laki-laki mengembuskan nafas terakhir pukul 02.00 Wita, Sabtu.

“Kronologisnya, Senin 6 April 2020 Tim Labkesda Dinkes Sultra mengambil Swab pasien di Rumah Sakit Santaana. Kemudian Selasa, 7 April 2020 swab pasien dikirim ke Lab Makassar. Selanjutnya Jumat 10 April 2020 sekitar jam 13.00 pasien masuk RSUD Bahteramas (rujukan dari RS Santa Anna),” jelas Wayong.

“Lanjut sekitar jam 17.15. pasien dimasukkan ke ruang IGD Isolasi COVID-19 karena telah positif COVID-19 berdasarkan hasil swab pasien dari Laboratorium Makassar. Dan pada hari Sabtu 11 April 2020, sekitar jam 02.00 Wita dini hari pasien itu meninggal dunia,” tambahnya.

 

Sumber