Jadwal Buka Puasa Hari Ini Minggu 26 April 2020 di Kota-Kota Besar Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Jadwal buka puasa hari ini Minggu 26 April 2020 adalah waktu yang paling ditunggu saat berpuasa. Jadwal buka puasa hari ini Minggu 26 April 2020 digunakan sebagai patokan waktu berbuka puasa bagi seluruh umat muslim. Jadwal ini diambil berdasarkan waktu terbenamnya matahari yang menunjukkan waktu magrib telah tiba.

Karena tiap daerah memiliki waktu terbenam matahari yang berbeda, makan jadwal buka puasa pun berbeda. Meski hanya selisih beberapa menit, penting untuk mengetahui jadwal buka puasa hari ini Minggu 26 April 2020 yang tepat. Dengan begitu Anda akan dapat menyegerakan berbuka.

Sudah banyak cara untuk mengecek jadwal buka puasa. Mulai dari aplikasi ponsel hingga berbagai media online. Dengan begitu tak ada alasan lagi untuk telat berbuka. Sebelum berbuka, jangan lupa untuk membaca doa berbuka puasa sesuai anjuran yang disunahkan. Dengan membaca doa menjelang buka puasa Ramadan keberkahan akan senantiasa melimpah sepanjang bulan Ramadan.

Berikut jadwal buka puasa hari ini Minggu 26 April 2020 untuk beberapa kota besar di Indonesia yang dirangkum Liputan6.com dari laman Kementrian Agama Republik Indonesia, Minggu (26/4/2020).

Doa Buka Puasa

Ilustrasi/copyright shutterstock.com
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Ada dua versi doa puasa ramadan untuk berbuka puasa. Salah satunya mungkin yang sering kamu gunakan dan sering didengar di televisi saat datangnya waktu berbuka puasa.

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin

Artinya: “Ya Allah karenaMu aku berpuasa, denganMu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih.”

Doa satu ini yang telah umum didengarkan dan diajarkan kepada kamu di sekolah. Selain itu, kamu juga akan sering mendengarnya di televisi maupun di radio di waktu berbuka puasa. Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak menghafalkan doa puasa ramadan satu ini.

Ketika sudah masuk waktu berbuka puasa yang bertepatan dengan azan maghrib, kamu harus mengucapkan Alhamdulillah dan membaca doa berbuka puasa sebelum menyantap makanan maupun minuman yang tersedia. Walaupun kamu berada di tempat yang berbeda, dan memiliki waktu yang berbeda pula saat berbuka puasa, doa berbuka puasa tetap sama dan menjadi salah satu doa puasa ramadan yang sangat penting untuk dihafalkan.

Sedangkan doa berbuka puasa yang kedua bersumber dari salah satu hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:

Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya: “Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.” (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud)

Kamu tidak harus mengucapkan kedua doa puasa ramadan tersebut saat akan berbuka puasa. Kamu hanya perlu melafadzkan salah satunya dan bisa langsung makan setelah itu. Tapi ingat, jangan makan terlalu berlebihan karena seharian belum makan. Makanlah secukupnya karena yang berlebihan itu selalu tidak baik.

Jadwal buka puasa hari ini Minggu 26 April 2020

Jadwal buka puasa hari ini Minggu 26 April 2020 / Sumber: iStockphoto
Jadwal buka puasa hari ini Minggu 26 April 2020 / Sumber: iStockphoto

Berikut jadwal buka puasa hari ini Minggu 26 April 2020, 3 Ramadan 1441H di kota-kota besar Indonesia:

Jakarta: 17.51 WIB

Bandung: 17:51 WIB

Surabaya: 17.26 WIB

Jogja: 17.35 WIB

Banda Aceh: 18.49 WIB

Medan: 18.33 WIB

Padang: 18.22 WIB

Pekanbaru: 18:19 WIB

Palembang: 18.02 WIB

Solo: 17.34 WIB

Semarang: 17.36 WIB

Malang: 17.26 WIB

Surabaya: 17:26 WIB

Pontianak: 17.47 WIB

Banjarmasin: 18.23 WITA

Denpasar: 18.15 WITA

Makassar: 18.02 WITA

Palu: 18.04 WITA

Kupang: 17:40 WITA

Ambon: 18.28 WIT

Jayapura: 17.39 WIT

Ibadah Pada Bulan Ramadan

Membaca Alquran / Sumber: iStockphoto
Membaca Alquran / Sumber: iStockphoto

1. Shalat Malam

Shalat malam sebagai ibadah pada bulan Ramadan tentunya tidak terbatas kepada shalat Tarawih atau shalat witir saja, namun bisa juga dengan melakukan shalat tahajud. Shalat tahajud bahkan tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW walaupun bukan di bulan Ramadan.

Rasulallah SAW Bersabda yang artinya: “Barang siapa yang shalat malam di bulan Ramadhan dan mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sedangkan Shalat tarawih adalah ibadah pada bulan ramadan yang hukumnya sunnah. Shalat Tarawih dilakukan setelah shalat Isya dan memiliki berbagai keutamaan. Diantara keutamaan tersebut adalah rahmat, maghfirahatau pengampunan dosa, serta pembebasan dari api neraka. Oleh karena itu, kamu akan merugi bila melewatkan ibada pada bulan Ramadan satu ini.

2. Membaca Al-Qur’an

Bulan Ramadan sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an tentunya membuat kamu tersadar untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an, sebagai mana firman Allah SWT: “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi amnusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (QS. Al-Baqarah: 185)

Hanya dengan membaca satu ayat Al-Qur’an, bahkan hanya dengan satu huruf kamu sudah mendapatkan pahala yang berlipat-lipat ganda. Oleh karena itu, jangan sampai kamu melewatkan untuk melaksanakan salah satu ibadah pada bulan Ramadan satu ini, mengingat manfaatnya tersebut.

Semakin banyak kamu membaca Al-Qur’an maka akan semakin mudah pula kamu mendapatkan rezeki serta penghasilan. Semua urusan kamu akan dipermudah oleh Allah dan juga bisa membuat pikiran dan hati kamu menjadi lebih tenang.

3. Membayar Zakat Fitrah

Membayar zakat fitrah bertujuan untuk menyempurnakan dan menambal kesalahan yang kamu lakkan ketika berpuasa di bulan Ramadan.

Dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘anhuma beliau berkata: “Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah untuk mensucikan orang-orang yang berpuasa dari sesia-siaan dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan fakir miskin. Barang siapa yang menunaikannya sebelum shalat (hari raya) maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya sedekah di antara sedekah biasa.” (HR. Abu Daud)

Sumber