Mino Winner Tampil di Kelab Saat Wabah Corona Covid-19, Agensi Minta Maaf

Liputan6.com, Seoul – Dua selebritas Korea Selatan kini tengah menjadi sorotan publik, yakni Mino Winner dan mantan anggota KARA Park Gyuri. Keduanya kedapatan mengunjungi kelab di waktu yang tempat yang berbeda awal bulan ini. Berita ini baru mencuat di tengah pandemi Corona Covid-19 yang kembali membayangi Korea Selatan.

Dilansir dari Soompi, Selasa (12/5/2020), Mino Winner terciduk Dispatch saat tampil di sebuah kelab di Yangyang, Provinsi Gangwon, pada 3 Mei lalu.

Meski kasus Corona Covid-19 pada saat itu mulai bisa dikendalikan, pada tanggal 1-5 Mei lalu Pemerintah Korea Selatan menekankan tentang pentingnya social distancing, diwartakan Koreaboo. Pasalnya, tanggal ini adalah golden week, yakni libur panjang yang biasanya dimanfaatkan warga untuk bepergian.

Di dalam kelab, Mino Winner secara spontan membawakan lagunya, “Fiance”.

Pembelaan Pihak Kelab

Mino Winner (Instagram/ realllllmino)
Mino Winner (Instagram/ realllllmino)

Sepanjang penampilan Mino, disebutkan bahwa banyak orang yang berkumpul di sekeliling sang artis. Sebagian mengenakan masker secara asal, diletakkan di dagu dan tak menutupi mulut atau hidung dengan sempurna.

Perwakilan dari kelab ini membela diri, mengatakan mereka tak mengundang Mino. Mereka juga menyebut kelab dalam kondisi sepi.

“Hampir tak ada pengunjung. Tak banyak pengunjung karena waktu itu liburan hampir selesai. Mayoritas pengunjung saat itu adalah teman-temannya Mino,” tutur perwakilan kelab tersebut.

Minta Maaf

Mino Winner (YG Entertainment via Soompi)
Mino Winner (YG Entertainment via Soompi)

YG Entertainment, agensi yang menaungi Mino, membenarkan insiden ini. “Kami mengonfirmasi bahwa Song Mino baru-baru in pergi dalam sebuah perjalanan pribadi bersama teman-temannya. Kami minta maaf karena menimbulkan keresahan. Kami akan lebih hati-hati dan meminta [Mino Winner] untuk mengikuti secara ketat aturan soal kebersihan diri dan social distancing,” begitu pernyataan YG Entertainment.

Mulai Dilonggarkan

Sekadar informasi, pada awal bulan ini masyarakat Korea Selatan memang mulai melakukan normalisasi secara bertahap.

Dilansir dari Yonhap News, kebijakan pelonggaran social distancing ini mulai berlaku pada 6 Mei lalu. Selama warga mematuhi anjuran pemerintah soal kebersihan dan kesehatan, warga bisa kembali melakukan kegiatan dengan orang banyak seperti clubbing.

Kelab di Itaewon

Namun belakangan, muncul klaster baru yang berhubungan dengan kelab yang berada di Itaewon. Saat artikel ini ditulis, data terakhir menunjukkan ada 102 kasus baru Corona Covid-19, lonjakan tajam dari hari-hari sebelumnya.

Alhasil, pemerintah Korea Selatan kembali memperketat aturan social distancing. Termasuk menunda pembukaan sekolah hingga seminggu lebih lama.

Sumber