Nasib Mahasiswa Usai Hina Petugas Saat Pembatasan Sosial di Jayapura

Liputan6.com, Jayapura – SBN, seorang mahasiswa di Jayapura tak pernah menyangka akan berhadapan dengan hukum, usai membuat unggahan pada dinding facebooknya dengan nama akun Bardam N Vya.

Ia menulis makian kepada aparat kepolisian dan Satpol PP saat bertugas menjalankan pembatasan sosial yang diterapkan di Kota Jayapura, Papua, guna mencegah penyebaran corona COVID-19.

SBN yang berumur 30 tahun, menulis pada akun facebooknya pada Sabtu (28/3/2020) yang berisikan: 

 “sepii di jln area abe pas sampe di uncen dapat mara dri satpol and polisi gabungan suru pulang mlm minggu yang aneeee tadi z su maki dong pung dlm muka tpi untung z dara dingin jdi klo dara ad lagi mendidi ko kepala z ksi bela langsung jgn bikin diri kyk jago orang ad keperluan kmu suru pulang *b*** a***** kmu mkn kmu pung vc da setan terelalu bkn ane2 di kota jypra otak b*** ko mu tgl di rmh tgl tho npa ko keluar mo pke prenta masyarakat di jln lebay ko jga ko maitua pung lubang p*** supya vc gak masuk ke dlm p*** lobang kmu 2 baku c*** rame a****ggggfgf no komend baca saja.”

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal menyebutkan makian dan ujaran kebencian yang dilakukan SBN diketahui oleh patroli cyber Polda Papua dan SBN ditangkap pada 30 Maret 2020, pukul 18.00 WIT di Entrop, Kelurahan Ardipura Kecamatan Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

“Kami terus melakukan pemeriksaan terhadap SBN dari sejumlah barang bukti yang ditemukan yakni sebuah laptop,” ujar Kamal, Rabu (15/4/2020).

Lanjut Kamal, SBN terancam pasal 45a ayat (2) Jo pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016, tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Jika terbukti bersalah menyebarkan ujaran kebencian, hukuman dalam pasal ini mencapai 6 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar,” kata Kamal.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Sumber