Pengendara Mobil Todongkan Pisau ke Polisi Saat Diminta Pakai Masker

Liputan6.com, Jakarta – Pengendara mobil menodongkan pisau ke polisi saat disuruh pakai masker. Petugas Kepolisian dan Dinas Perhubungan kemudian mengerubungi mobil tersebut.

Salah seorang polisi berompi Satuan Lalu lintas kemudian menurunkan paksa pengemudi mobil, lalu mengiringnya ke luar mobil. Sementara polisi mengenakan baret biru dongker berusaha mengamankan senjata tajam yang diduga pisau.

“Kamu sombong sekali kamu, apa maksud mu, bawa pistol, saya pikir takut sama kamu. Apa maksud mu,” kata polisi berpakaian Satlantas itu seperti yang dikutip Liputan6.com, Rabu (15/4/2020) dari video yang tengah viral di media sosial.

Camat Kebayoran Lama, Aroman menjelaskan, insiden itu terjadi di sekitaran check point kawasan Pasar Jumat, Jakarta Selatan pada pukul 08.00 WIB

Saat itu, petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan sedang memantau arus lalulintas berkaitan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Seorang pengendara minibus kedapatan tidak memakai masker. Petugas kepolisian pun memberikan imbauan.

“Dia diberhentikan saat tidak pakai masker, kemudian ditegur petugas malah menjawab’terserah saya mau pakai atau enggak’ terus ngotot,” kata dia saat dikonfirmasi, Rabu (15/4/2020).

Aroman mengatakan, pengemudi berinisial M malah menantang petugas dengan menggeluarkan sebilah pisau. Pihak kepolisian pun berupaya merebut pisau itu.

“Lalu Orangnya diturunkan dibawa ke pos,” ujar dia.

Pelaku minta maaf

Menurut Aroman, pihak kepolisian sempat menginterogasi pengemudi mobil itu. Kepada polisi, mengaku sedang melakukan pengawalan mobil pengantar uang Ajungan Tunai Mandiri (ATM).

“Dia minta maaf dan ngaku salah. Pengakuannya sih pensiunan TNI gitu,” kata dia.

Aroman mengatakan, pihak kepolisian pun melepaskan pria itu. Sedangkan, pisaunya disita. “Yang disita cuma pisaunya saja,” ujar dia.

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Sumber