Top 3: BUMN Biang Kerok Mahalnya Harga Gula

2 views

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Satgas Pangan membongkar penyebab mahalnya harga gula pasir. Sebagai informasi, harga komoditas pangan ini sembat menembus Rp 17 ribu per kg dalam beberapa pekan terakhir.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, mengatakan bahwa alasan harga gula naik di pasaran dikarenakan ditemukan pelelangan gula sebesar Rp 12.900 yang menimbulkan harga di distributor ke agen dan masyarakat di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Lelang tersebut dilakukan oleh salah satu perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PTPN II.

Artikel mengenai biang kerok mahalnya harga gula ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Rabu 29 April 2020:

1. BUMN Ini Biang Kerok Mahalnya Harga Gula di Pasaran

Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash
Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash

Ketua Satgas Pangan Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, menemukan pelelangan gula di atas Harga Eceran Tertinggi, yang dilakukan oleh salah satu perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PTPN II yang menyalahi aturan dari Peraturan Menteri Perdagangan nomor 7 tahun 2020.

“Satgas Pangan sudah melakukan penindakan di Sumatera Utara atas tindakan PTPN II yang melakukan lelang produk gula sebesar Rp 12.900 per kg, bervariasi, dan sempat kami lakukan police line,” kata Daniel dalam keterangannya di Kementerian Perdagangan, Selasa (28/4/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menambahkan, dari aksi lelang tersebut menyebabkan harga gula di masyarakat masih tinggi hingga dikisaran harga Rp 17.000 per kg.

Baca artikel selengkapnya di sini

2. Utamakan Protokol Kesehatan, Perusahaan Pemegang IOMKI Wajib Laporkan Aktivitas

Suasana perakitan mobil di PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/4). Menempati luas area 30 hektar, pabrik MMKI telah mulai memproduksi Pajero Sport & small-MPV Mitsubishi.(Liputan6.com/Angga Yuniar)
Suasana perakitan mobil di PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/4). Menempati luas area 30 hektar, pabrik MMKI telah mulai memproduksi Pajero Sport & small-MPV Mitsubishi.(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menteri Perindustrian (Menperin) mengeluarkan Surat Edaran Menperin Nomor 8 Tahun 2020 tentang Kewajiban Pelaporan Bagi Perusahaan Industri dan Perusahaan Kawasan Industri yang memiliki Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) .

Hal ini untuk memastikan perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri pemegang IOMKI benar-benar melaksanakan aktivitasnya sesuai dengan kebijakanyang telah dikeluarkan Pemerintah dalam masa kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19.

Surat edaran tersebut memuat kewajiban pelaporan bagi perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri yang memiliki IOMKI. Ruang lingkup selanjutnya adalah tata cara pelaporan kegiatan industri oleh perusahaan serta sanksi administratif yang diberikan.

Baca artikel selengkapnya di sini

3. 3 Buah Asal Bali Jadi Rebutan 11 Negara selama Pandemi Corona

Ekspor buah segar asal Bali ke 11 negara tujuan. (Dok Kementan)
Ekspor buah segar asal Bali ke 11 negara tujuan. (Dok Kementan)

Wabah virus Corona (Covid-19) tak menghambat para petani Indonesia untuk memasarkan produknya ke luar negeri. Tiga produk buah segar asal Bali yakni manggis, salak dan buah naga justru laris manis di pasar global. Setidaknya ada 11 negara yang menjadi pelanggan tetap ketiga produk tersebut di kuartal I 2020.

Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Denpasar mencatat, 11 negara tersebut antara lain China, Checnhya, Amerika Serikat, Jepang, Uni Emirat Arab, Rusia, Inggris, Perancis, Italia, Timor Leste, dan Kamboja.

Dari permohonan sertifkasi ekspor, tercatat sebanyak 725,3 ton tiga buah segar primadona ini berhasil masuk pasar negara tujuan di masa pandemi.

Baca artikel selengkapnya di sini

Sumber